Friday, August 17, 2012

SILABUS BERKARAKTER SD KELAS 1 S/D VI

SILABUS BERKARAKTER SD KELAS 1 S/D VI DAPAT DIDOWNLOAD DISINI SECARA GRATIS TANPA BAYAR.

SEMOGA SUKSES SELALU


Download Silabus dan RPP Berkarakter Kelas 5 SD

Download Silabus dan RPP Berkarakter Kelas 4 SD

Download Silabus dan RPP Tematik Berkarakter Kelas 3 SD

SILABUS TEMATIK BERKARAKTER KELAS 3 SD
Download Silabus dan RPP Tematik Berkarakter Kelas 2 SD
SILABUS TEMATIK Berkarakter  KELAS DUA
Download Silabus dan RPP Tematik Berkarakter Kelas 1 SD
Silabus Tematik Kelas 1 SD Berkarakter

Download Silabus dan RPP Seni Budaya dan Ketrampilan (SBK) SD
Download Silabus dan RPP Berkarakter PENJAS / PJOK SD

Download Silabus dan RPP Berkarakter PAI SD

Download Silabus dan RPP Berkarakter Bahasa Inggris SD

PROGRAM TAHUNAN BERKARAKTER SEMUA MATA PELAJARAN SD

PROGRAM TAHUNAN SEMUA MATA PELAJARAN SEMUA KELAS DAPAT DI DOWNLOAD DI SINI.

Program Tahunan (Prota) Tematik Kelas 1, 2, dan 3

Program Tahunan (Prota) Berkarakter Kelas 4

Program Tahunan (Prota) Berkarakter Kelas 5

Program Tahunan (Prota) Berkarakter Kelas 6

Program Tahunan (Prota) Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)

Program Tahunan (Prota) Bahasa Inggris


Program Tahunan Prota Pendidikan Agama Islam

• Prota Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

PROGRAM SEMESTER KELAS I s/d VI SD


SILAHKAN DOWNLOAD PROGRAM SEMESTER DI BAWAH INI TANPA BAYAR ALIAS GRATIS

RPP KELAS 4 SD

Di bawah ini kami sediakan RPP Berkarakter bagi bapak/ibu guru yang membutuhkannya.
Semoga semuanya dapat bermanfaat bagi bapak/ibu guru semua dalam berkarya untuk membangun karakter anak bangsa


RPP Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas 4 SD semester 1 
RPP Bahasa Indonesia Berkarakter Kelas 4 SD semester 2

RPP Matematika Berkarakter Kelas 4 SD semester 1 

RPP Matematika Berkarakter Kelas 4 SD semester 2

RPP PKn Berkarakter Kelas 4 SD semester 1 

RPP PKn Berkarakter Kelas 4 SD semester 2

RPP IPS Berkarakter Kelas 4 SD semester 1

RPP IPS Berkarakter Kelas 4 SD semester 2

RPP IPA Berkarakter Kelas 4 SD semester 1

RPP IPA Berkarakter Kelas 4 SD semester 2

RPP TIK Berkarakter Kelas 4 SD semester 1

RPP TIK Berkarakter Kelas 4 SD semeter 2

Friday, August 10, 2012

Pengumuman Sertifikasi Guru 
Rayon 5 UNRI Tahun 2012

Bapak Ibu guru sangat menanti hasil sertifikasi Guru tahun 2012 ini.
Silahkan buka link di bawah ini untuk melihat pengumuman sertifikasi guru.
Semoga Bapak/Ibu termasuk salah satu diantara ribuan guru yang berhasil dalam sertifikasi tahun 2012

Bagi bapak/ibu yang belum berhasil lulus saat ini masih dibrikan kesempatan untuk mengikuti Ujian Ulang tanggal 13 s/d 14 Agustus 2012. 
Bahkan yanag tidak lulus dalam ujian ulang tersebut masih dibrikan kesempatan untuk mengulang kembali tanggal 15 s/d 16 Agust 2012.

Agar lebih jelas maka silahkan klik alamat website  di bawah ini.

www.sertifikasirayon5.com

Monday, August 6, 2012

MAHALNYA BIAYA PENDIDIKAN NEGRI INDONESIA

Ayahku seorang guru sekolah Dasar, demikian pula ibuku. Artinya saya adalah anak dari pasangan guru.
Namun beberapa peristiwa yang menggelikan hati terjadi di kota tempat aku menyelesaikan pendidikan Sekolah lanjutan Tingkat Atas.

Adikku nomor yang ke-2 yang memiliki nilai rata rata UN SMP sebesar 8,18 didaftarkan oleh kedua orang tuaku di salah satu Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri yang tidak jauh dari rumahku dengan tujuan agar menghemat biaya transportasi.-
Sistim Pendaftaran secara On Line sehingga apabila nilai rata rata UN tidak memenuhi ketentuan maka akan dipindahkan ke sekolah lain sebagai sekolah pilihan.-
Ternyata Rata Rata Nilai UN yang diterima disekolah tersebut adalah 8, 20. Itu berarti adikku memiliki nilai yang oleh bapak saya dikatakan beda tipis.


Karena nilai Rata rata UN yang diterima beda tipis maka kedua orang tuaku mencoba menghadap ke Kepala Sekolah SMA Negeri tersebut untuk memohon agar adikku dapat diterima karena dekat dengan rumah.
Kepala Sekolahpun langsung merespon dengan baik permohonan kedua orang tuaku. Mungkin karena sama sama guru!?.
Nama adikkupun langsung dicatatkan pada lembaran khusus sebagai tanda diterima disekolah tersebut.

Keesokan hari tepatnya hari     tanggal   bulan Juli tahun 2012, orang tuaku harus membayar Uang Seragam sebesar Rp 1.000.000,00, dan  Uang Sekolah selama 2 Bulan sebesar Rp 400.000,00.-


Namun pembayaran keuangan baik uang seragam maupun uang sekolah 2 bulan ini dipisahkan untuk siswa yang lolos seleksi On Line dengan siswa yang tidak lolos seleksi yang diberi istilah Lewat Belakang.-
Adikku termasuk kategori siswa yang tidak lolos seleksi on line atau tepatnya disebut Lewat Belakang.-


Pada hari Senin Tanggal 24 Juli 2012 datang undangan dari Sekolah untuk rapat orang tua murid bersama komite sekolah.-
Sisswa yang tidak lolos seleksi on line ini dibebankan biaya tambahan sebesar Rp 3.560.000,00
Namun banyak orang tua wali murid
Orang tuaku memperdebatkan hal ini ketika sedang duduk santai di beranda rumah kami.-
Apakah pembayaran harus ditambah lagi karena melalui Pintu Belakang??
Duit darimana lagi untuk bayar semua itu? keluh kedua orang tuaku.-

Dua hari kemudian, kedua orang tuaku mencoba jalan yang lain.-
Mengandalkan status sebagai guru, dengan membawa kartu PGRI, keduanya berangkat ke kantor kepala Sekolah untuk memohon agar





Saturday, August 4, 2012

"Dibuang Sayang" Info Desa Lamawolo Ileape Timur

Desa Lamawolo yang diberi gelar Lamawolo Witilewun - Tana Baka Lamawala merupakan bagian dari kecamatan Ileape Timur - Kabupaten Lembata.-

Desa Lamawolo merupakan desa kecil yang luasnya hanya mencapai

Desa ini berbatasan langsung dengan desa Lamatokan / Tokojaeng disebelah timur tepatnya di Watu Wara
se

Saturday, January 21, 2012

SUKU BEREWU MAKING

Perjalanan Raja Making

Mula mula leluhur Making sekeluarga berlayar dari Sere Gore Abo Mua dan berhasil berlabuh di desa Lamariang - Baopukang tepatnya di tepi pantai yang diberi nama Jo'o Horo Tena atau juga disebut Jo'o Watu Wutu.

Setelah berhasil menambatkan perahu dayungnya di tempat tersebut, leluhur Making sekeluarga melanjutkan perjalanannya menyusuri pantai menuju kesebuah tempat yang mereka sendiri tidak tahu namanya.

Dalam perjalanan, mereka juga membawa seekor anjing jantan yang sangat setia kepada tuannya si Raja Making dan keluarganya.

Setelah jauh perjalanan, si Raja Making menginstruksikan kepada seluruh rombongannya untuk beristirahat karena hari sudah menjelang malam dan tubuh merekapun mulai kelelahan.
Mereka akhirnya dapat beristirahat dibawa pohon Beringin yang sangat rindang.
Ketiadaan makanan dan air pelepas dahaga semakin membuat rombongan si Raja Making lelah dan letih.

Anjing milik raja Making sedang menggali tanah di bawah pohon beringi seolah olah memberi petunjuk.
Manyadari hal ini maka si Raja Making dan anak anaknya mencoba menggali tempat di mana digali oleh anjing tersebut.

Dalam waktu yang singkat, dari tempat penggalian mereka keluarlah air dari mata air yang terus mengalir tanpa berhenti.
Si Raja Making kemudian memberi nama tempat tersebut sebagai BAO PUKE yang berarti BATANG POHON BERINGIN ( karena di bawah batang pohon Beringin ditemukan mata air).

Hingga saat ini, air sumur di desa Bao Puke kecamatan Ileape - Kabupaten Lembata tepatnya dibawah pohon Beringin tersebut masih ada dan masih tetap digunakan penduduk setempat untuk masak dan mencuci.

Namun legenda menyebutkan, keturunan si Raja Making dilarang menimba air dari sumur tersebut apalagi melihat secara langsung ke dalam sumur tua di bawah pohon beringin tersebut; karena dapat menyebabkan kematian bagi turunan si Raja Making.

Seterusnya si Raja Making dan keluarga tinggal menetap di tempat tersebut yang diberi nama Bao Puke. Beberapa anak Si Raja Making menyebar dan menempati wilayah di sekitar lereng gunung Api ( Ile Ape ). Sebagian bekerja sebagai Petani, dan sebagian lagi bekerja sebagai nelayan ( sesuai dengan situasi dan kondisi di mana mereka berada )

Demikian cerita singkat yang diceritakan bapak saya kepada saya yang dapat saya tuliskan di sini.

oleh : VELLA MAKING

Saturday, January 7, 2012

ILE APE MASIH SIAGA 3 WARGA LAMAWOLO SUDAH KEMBALI DARI PENGUNGSIAN

Hari ini Sabtu 7 Januari 2011 Warga desa Lamawolo kecamatan Ileape Timur mulai kembali ke rumah masing masing setelah 4 hari mengungsi di Lewoleba.-
Pulangnya warga dari tempat pengungsian bukan karena BMG telah menurunkan status Gunung Api menjadi normal tetapi karena aktivitas gunung yang dianggap biasa saja.-

Beberapa hari belakangan, terus terjadi hujan sehingga warga lebih mengkhawatirkan hewan piaraannya serta kebun jagungnya yang tidak terurus beberapa hari ini.-

Walau demikian, warga juga terus memantau aktivitas gunung Api; jika dianggap membahayakan maka mereka juga siap diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Menurud salah seorang wargta desa Lamawolo ina Agnes Making, warga mulai kembali kerumah masing masing mulai hari sabtu pagi karena tidak ada aktivitas gunung yang dianggap berlebihan.-

Ina Agnes Making juga berharap kepada pemerintah kabupaten Lembata terutama Badan Meteorologi dan Geofisika agar segera menurunkan status Siaga 3 Gunung Api menjadi status aman sehingga warga tidak lagi resah dan panik.-

Kami juga tetap mendengarkan saran pemerintah untuk tidak mendekati daerah puncak tetapi biarlah kami tetap di desa kami untuk dapat membersihkan kebun jagung serta memberi makan ternak ternak kami tanpa terlalu khawatir.- lanjut ina Agnes Making.

ketika ditanya tentang bantuan dan perhatian pemerintah kabupaten Lembata terhadap para pengungsi, ina Agnes Making menambahkan bahwa perhatian pemerintah daerah terutama pemerintah kabupaten cukup baik.- Para pengungsi yang berada di rumah kerabat atau saudara yang ada di Lewoleba mendapat perhatian pemerintah berupa makanan ( beras, indomie, dll ).
Bahkan hingga saat ini, petugas keamanan masih bersiaga di desa Lamawolo dengan mobil mobilnya untuk mengangkut warga ke tempat pengungsian jika diperlukan.-

Semoga meningkatnya aktivitas Ile Ape atau gunung Lewotolok belakangan ini, dijadikan sebagai teguran kepada seluruh penduduk di lereng Gunung Api untuk tetap dan terus menjaga kelestarian alam merapi dengan tidak membakar hutan dan tidak menebang hutan sembarangan.

wassalam

Ivan Making
di Batam



Wednesday, January 4, 2012

STATUS TERBARU ILEAPE DARI DESA LAMAWOLO


Status siaga 3 Ile Ape ( Gunung Api ) telah ditetapkan namun beberapa penduduk desa Lamawolo masih belum berniat mengungsi karena menurud mereka aktivitas gunung Api saat ini ( 5/01-2012) tidak jauh beda dengan aktivitas gunung Api pada tahun tahun sebelumnya.-

Bagi beberapa warga desa Lamawolo, bau gas yang tercium saat ini selalu dirasakan hampir setiap bulan terutama waktu musim kemarau. Ketika musim hujan, bau gas yang disebut dengan nama MUO mulai jarang tercium. tetapi masih saja ada bahkan terkadang dapat mengakibatkan gagal panen jagung bagi masyarakat desa Lamawolo.
Bahkan ketika hujan sedang turun, terlihat nyala api di puncak gunung ini, demikian menurud ina Lin Peni.-

Menurud ina Lin Peni Demonloku, walaupun aktivitas gunung ini dianggap biasa tetapi mereka akan tetap mendengarkan himbauan dari Pemerintah Kabupaten Lembata untuk mengungsi.
Anggota keluarganya ( anak anak ) akan diungsikan ke rumah sanak saudara yang ada di Lewoleba hari ini. Sementara ina Lin dengan sang suami ( ama Alo Making ) sementara tetap berada di Lamawolo untuk mengurus ternak sambil memperhatikan keadaan. Jika sitak memungkinkan maka mereka juga akan turut mengungsi ke Lewoleba demi keamanan dan keselamatan.-

Bahkan diinformasikan ina Lin Peni bahwa di Lamawolo juga terdapat beberapa aparat keamanan dengan mobilnya sebagai bentuk kesiagaan pemerintah untuk menyelamatkan warga Lamawolo jika terjadi meletusnya gunung Api.-


by Ivan Making Batam.

ILEAPE SIAGA 3 - WARGA LAMAWOLO MENGUNGSI



Gunung Api ( Ile Ape ) atau juga disebut gunung Lewotolok dinaikkan statusnya menjadi siaga 3.
Dinaikan Status siaga 3 oleh Pusat BMG dikarenakan meningkatnya aktivitas gunung Api yang ditandai dengan semburan asap hitam tebal mencapai ketinggian 60 meter sejak hari Rabu tanggal 4 Januari 2011.-

Warga desa Lamawolo kecamatan Ileape Timur dan beberapa warga desa yang berpotensi terkena bencana dihimbau untuk meninggalkan desa hingga status Gunung Api dianggap aman.-

Sebagian besar warga desa Lamawolo telah mengungsi ke Lewoleba sejak Selasa 3 Januari 2011 Di Lewoleba para pengungsi menempati rumah rumah saudara, kerabat mereka.- bahkan satu rumah ditempati oleh 30 - 40 orang termasuk bayi dan anak anak.-

Sementara itu terdapat 49 warga masih tetap bertahan di Lamawolo.
Warga yang belum mengungsi berkumpul bersama di gereja santa Elisabeth Lamawolo sambil bersiap siap untuk mengungsi jika terjadi peningkatan aktivitas gunung Api.-

Menurud Bapak Yoakim Ola Making yang masih bertahan di desa Lamawolo bahwa aktivitas Gunung Api masih tergolong biasa biasa saja, tidak ada gempa atau suara gemuruh atau turunnya hewan hewan dari gunung.- Bapak Yoakim Ola Making berharap dalam waktu dekat status gunung Api akan diturunkan sehingga warga desa segera kembali untuk beraktivitas terutama untuk membersihkan kebun kebun jagungnya serta memberi makan ternak ternak peliharaannya.-

Seluruh warga Lamawolo dimohon tenang dan jangan panik.-

dilaporkan oleh Ivan Making
di Batam




Thursday, June 2, 2011

Pulau Galang - ex pengungsian Vietnam


MANUSIA PERAHU

DI PULAU GALANG

Orang Vietnam yang berada di pengungsian vietnam di Pulau Galang – Prov. Kepri – Indonesia lebih dikenal sebagai Manusia Sampan atau manusia perahu, karena kehadiran mereka di tempat tersebut menggunakan sampan sampan kecil yang sederhana dan sangat memprihatinkan.

Keberadaan para pengungsi Vietnam ini disebabkan oleh perang saudara yang terjadi di negaranya pada tahun 1980-an.

Kehadiran mereka di Pulau Galang Indonesia mulai tahun 1979. Kedatangan mereka ke daerah tersebut secara bergelombang, karena mereka menggunakan kapal kecil dan sederhana yang lebih dikenal sebagai perahu.

Satu perahu dapat memuat 30 – 120 orang saja.

Namun kisah perjalanan menuju ke Galang amat tragis dan memilikan hati. Tidak sedikit manusia perahu yang meninggal di laut selama perjalanan karena, sakit, kelaparan dan kehausan, juga oleh karena hujan dan badai yang menerpa perahu perahu mereka.

Namun semua peristiwa tersebut tidak menghalangi niat mereka untuk mencari tempat yang aman dan nyaman untuk menjalani hidup di alam yang fana ini.

Orang orang yang mengungsi ini merupakan orang orang yang cinta damai, yang tidak meninginkan peperangan dan kehancuran.

Gelombang pengungsi ini menarik perhatian Komisi PBB (UNHCR)- Komisi yang mengurus Pengungsian Internasional dan Pemerintah Indonesia.

Oleh pemerintah Indonesia, Pulau Galang dijadikan tempat khusus untuk para pengungsi Vietnam. Sebagian pengungsi yang terdampar di pulau pulau lain sekitarnya akhirnya dikumpulkan di tempat yang sama.

Oleh pemerintah Indonesia dan UNHCR,dibangunlah berbagai fasilitas seperti, tempat ibadah, rumah sakit, barak pengungsian, tempat makam, klinik PMI, kantor administrasi PBB, dan juga sekolah.-

Salah satu peninggalan sejarah berupa patung ditempat tersebut yang mengenangkan seorang perempuan tak berdosa bernama Tinh Han Loai yang menanggung rasa malu karena diperkosa maka akhirnya memutuskan bunuh diri secara tragis.

Dalam kurun waktu 23 tahun ( 1979 – 1996 ) manusia perahu hidup di pengungsian. Akhirnya pada tahun 1996 para manusia perahu diberikan 2 pilihan berat antara lain : memilih untuk kembali kenegaranya ( Vietnam ) atau mendapat suaka ke naegara negara yang mau menerima mereka seperti Amerika Serikat, Australia, Italia.jepang, Prancis, Inggris, Canada, dll.-

Opsi yang paling banyak dipilih adalah mendapatkan suaka ke negara baru, namun untuk mendapat suaka ke negara baru, para pengungsi harus lolos beberapa tes untuk mendapat kewarganegaraan baru.

Ada 5000-an pengungsi yang tidak lolos tes yang harus bersedia dipulangkan ke negara asalnya Vietnam.

Para pengungsi berontak karena tidak ingin dipulangkan ke negaranya.

Sebagai bentuk protesnya mereka menenggelamkan beberapa perahu milik mereka sendiri serta ada beberapa yang bunuh diri. Bahkan ada satu keluarga yang bunuh diri sebagai bentuk protes atas apa yang dilakukan PBB dan Pemerintah Indonesia untuk memulangkan mereka.

Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, itulah keputusan yang harus dijalani. Dengan segala keterpaksaan dan dalam deraian air mata para pengungsi yang tidak lolos tes mendapat suaka ke negara baru harus pulang.

Para Pengungsi yang lolos tes tidak seenaknya memilih negara suaka tujuannya; apalagi harus memilih untuk suaka bersama anggota keluarga. Mau atau tidak, suka atau tidak, pembagian manusia perahu untuk mendapat suaka haruslah dituruti walau semua itu terasa pedih menyayat hati. Dalam satu keluarga istri dan anak mungkin ke Australia tetapi bapak harus ke Amerika. Atau mungkin anak ke Canada sementara ibu dan bapak ke Italia.

Isak tangis dan teriakan teriakan histeris menghiasi upaya mendapat suaka. Semua keputusan harus diikuti oleh siapapun juga. Betapa mahalnya harga sebuah suaka untuk mencari kedamaian di bumi.

Setelah mendapatkan kehidupan yang lebih baik di negara baru, para manusia perahu mencari sanak keluarganya yang terpisah berpuluh tahun yang lalu.-

Tuhan Maha Adil dan Bijaksana........

Para manusia perahu akhirnya bertemu lagi di pulau Galang yang sama bukan sebagai pengungsi baru tetapi untuk reuni manusia perahu yang terpisah dan terbuang..

Kini semua hanyalah kenangan.-

Kenangan yang tak terlupakan oleh siapapun yang terlibat dalam peristiwa saat itu.

Kamp. Pengungsian Vietnam jadi sejarah bisu yang bercerita banyak peristiwa yang penuh haru biru.-

Namun setiap kita diharapkan agar mampu mengambil hikmah dari peristiwa ini agar tidak terulang kembali.-

By Ivan Making